Manila, tipikornews.net – Thailand harus menerima kekalahan 1-2 dari Filipina dalam leg pertama semifinal ASEAN Championship 2024 yang berlangsung di Rizal Memorial Stadium, Jumat (27/12). Meski tampil lebih dominan, efisiensi Filipina di depan gawang menjadi kunci kemenangan mereka.
Gol Sandro Reyes lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-21 membawa Filipina unggul lebih dulu. Thailand sempat menyamakan kedudukan lewat Suphanan Bureerat menjelang akhir babak pertama. Namun, sundulan Kike Linares di masa injury time babak kedua memastikan kemenangan Azkals.
Kesempatan untuk Membalas di Leg Kedua
Dengan hasil ini, Filipina hanya membutuhkan hasil imbang di leg kedua di Bangkok, 30 Desember 2024, untuk melaju ke final. Sebaliknya, Thailand harus menang dengan skor minimal 1-0 atau selisih dua gol untuk membalikkan keadaan.
Pelatih Thailand, Masatada Ishii, meminta maaf atas kekalahan tersebut dan menekankan pentingnya evaluasi jelang leg kedua.
"Saya harus meminta maaf kepada seluruh pendukung. Kekalahan ini adalah pelajaran berharga bagi kami. Saya percaya semua pemain sudah memberikan yang terbaik, tetapi ada kesalahan yang perlu kami perbaiki," ujar Ishii dalam konferensi pers pasca-laga.
Analisis dan Perbaikan untuk Leg Kedua
Ishii menyatakan bahwa Thailand harus lebih berhati-hati, terutama dalam situasi bola mati, yang menjadi penyebab gol kedua Filipina.
"Kami kebobolan gol pertama dari tembakan jarak jauh, tetapi tim berhasil bangkit. Namun, gol kedua dari tendangan bebas menunjukkan ada celah dalam pertahanan kami. Ini akan menjadi fokus perbaikan sebelum leg kedua," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemain harus tetap optimistis dan berkomitmen penuh. "Semua pemain datang untuk membela negara dan memberikan 100%. Saya yakin kami bisa bangkit di leg kedua," tambah Ishii.
Optimisme di Bangkok
Leg kedua di Bangkok akan menjadi kesempatan emas bagi Changsuek untuk membalas kekalahan. Dukungan penuh dari suporter tuan rumah diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi Thailand.
"Kami harus memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Ini adalah momen penting bagi kami untuk menunjukkan karakter sejati tim nasional Thailand," tutup Ishii.
Dengan persiapan matang dan evaluasi menyeluruh, Thailand bertekad meraih kemenangan di leg kedua untuk menjaga peluang meraih gelar ASEAN Championship 2024.(red.k)

0 Komentar