Jakarta, tipikornews.net – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta tengah melakukan sejumlah upaya untuk menangani dampak banjir rob yang sempat menggenangi jalur kereta api di beberapa lintasan. Banjir ini terjadi di jalur hulu-hilir pada petak jalan Jakarta Kota (JAKK) – Tanjung Priok (TPK) dan Tanjung Priok (TPK) – Kemayoran (KMO).
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyatakan bahwa penanganan saat ini melibatkan pemasangan pompa air di dua lokasi strategis untuk mempercepat aliran dan pengeringan air.
“Kami juga melakukan pembongkaran trotoar dan menghilangkan titik-titik penghalang untuk memastikan aliran air di saluran berjalan lancar,” jelas Ixfan melalui keterangan tertulis pada Selasa (17/12/2024).
Tidak hanya itu, KAI melaksanakan pekerjaan peninggian rel sebagai langkah antisipasi ke depannya. Evaluasi tahap pertama berupa peninggian rel sebesar 5 cm telah selesai dilakukan, dan tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan peninggian JPL 11C hingga 20 cm.
Ixfan menambahkan bahwa pekerjaan peninggian ini juga akan melibatkan penggantian rel lama tipe R.42 yang mengalami korosi dan deformasi. Rel tersebut akan diganti dengan tipe R.54 yang lebih kokoh. Selain itu, bantalan beton pada empat jalur kereta api di lintasan TPK-JAKK dan TPK-KMO juga akan diganti.
“Kami juga akan melakukan penyesuaian permukaan jalan raya untuk mengantisipasi elevasi rel yang lebih tinggi, terutama bagi kendaraan besar seperti truk agar tidak terhambat,” lanjut Ixfan.
Dampak pada Operasional KRL
Sebelumnya, banjir rob menyebabkan 14 perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) dibatalkan, terutama pada rute Stasiun Jakarta Kota – Tanjung Priok. KAI Commuter melalui akun resmi X (Twitter) @CommuterLine mengumumkan adanya genangan di jalur hulu-hilir yang membuat perjalanan KRL terpaksa dihentikan sementara pada Selasa siang (17/12).
“Perjalanan KRL di lokasi belum dapat dilalui karena genangan air di jalur hulu dan hilir Stasiun Jakarta Kota – Tanjung Priok,” tulis KAI Commuter.
Namun, setelah upaya penanganan dilakukan, perjalanan KRL kembali beroperasi terbatas mulai pukul 13.57 WIB. Meski demikian, kecepatan kereta masih dibatasi untuk memastikan keamanan perjalanan.
Adapun rute KRL yang terdampak dan sempat dibatalkan adalah:
- Jakarta Kota – Tanjung Priok: KA 2422A, KA 2424A, KA 2426A, KA 2428A, KA 2430A, KA 2432A, KA 2490B.
- Tanjung Priok – Jakarta Kota: KA 2421A, KA 2423A, KA 2425A, KA 2427A, KA 2429A, KA 2431A, KA 2433A.
KAI berharap dengan langkah-langkah penanganan yang dilakukan, kondisi jalur kereta api dapat segera pulih sepenuhnya dan operasional KRL bisa kembali normal.(red.k)

0 Komentar