1. Gerakan Wisata Bersih
Program ini bertujuan menjaga kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata di Indonesia.
"Gerakan Wisata Bersih diharapkan memastikan Indonesia tetap dikenal sebagai destinasi yang bersih dan terawat, sehingga meningkatkan kenyamanan pengunjung," jelas Widiyanti.
2. Tourism 5.0
Memanfaatkan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI), program ini bertujuan meningkatkan efektivitas pemasaran pariwisata.
"Melalui Tourism 5.0, kami akan memperluas pemasaran secara spesifik untuk mendorong lebih banyak wisatawan berkunjung, sekaligus meningkatkan tingkat konversi pemasaran," tambahnya.
3. Pariwisata Naik Kelas
Program ini fokus pada peningkatan kualitas destinasi wisata, menciptakan pengalaman berkelas dunia, serta mendorong belanja wisatawan yang lebih besar.
"Kami ingin menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata berkualitas tinggi, dengan fokus pada sektor gastro, marine, dan wellness tourism," ujar Widiyanti.
4. Event Berbasis Intelektual Properti (IP) Indonesia
Kemenpar akan mendorong penyelenggaraan event berbasis IP lokal untuk memperkuat identitas budaya Indonesia di kancah global.
"Event ini juga bertujuan menarik wisatawan berkualitas tinggi sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pusat penyelenggara event pariwisata dunia," katanya.
5. Desa Wisata
Desa wisata menjadi salah satu fokus utama dengan peningkatan kualitas dan kuantitasnya.
"Dengan 6.057 desa wisata yang ada, kami ingin mengembangkan potensi pariwisata berbasis komunitas dan budaya lokal, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis desa," tutur Widiyanti.
Target Ambisius 2025
Kemenpar menargetkan 14,6-16 juta kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2025, serta 1,08 miliar perjalanan wisatawan nusantara. Untuk devisa, Kemenpar optimis mencapai USD 19,022 miliar.
"Dengan langkah-langkah strategis ini, kami berharap sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional," tutup Widiyanti.
Melalui lima program unggulan ini, Kemenpar optimis dapat mendorong pariwisata Indonesia menuju era baru yang lebih berkualitas dan berdaya saing global.(red.k)

0 Komentar