Caustic soda liquid adalah senyawa kimia yang bersifat sangat korosif, mudah larut dalam air, dan melepaskan panas saat dilarutkan. Menurut pakar farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Zullies Ikawati, larutan ini memiliki pH tinggi yang dapat merusak logam serta membahayakan jaringan tubuh manusia.
"Cairan ini kemungkinan dalam bentuk larutan dengan konsentrasi tertentu. Semakin pekat larutannya, semakin kuat efek korosifnya. Ketika terkena logam kendaraan, reaksi kimia akan merusak struktur logam, menimbulkan karat, pelapukan, dan penipisan material," paparnya, Selasa (24/12/2024).
Namun, paparan sedang hingga berat bisa berakibat serius, seperti luka bakar kimia, lepuh, dan nekrosis atau kematian jaringan. Jika cairan tidak segera dibilas dengan air, kerusakan bisa menjadi permanen.
"Jika terkena, langkah pertama adalah segera membilas area yang terpapar dengan air mengalir selama 15-20 menit. Jangan gunakan bahan kimia lain seperti asam cuka untuk menetralkan, karena reaksi eksotermik dapat memperburuk luka. Jika cedera parah, segera cari bantuan medis," ujar Prof. Zullies.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab tumpahnya cairan kimia dari tangki pengangkut. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan tanggung jawab dan mencegah insiden serupa di masa mendatang.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari lokasi kejadian hingga proses penanganan selesai.(red.k)

0 Komentar